Pembagian Harta Gono Gini Dalam Islam

 

Pembagian Harta Gono Gini Dalam Islam.


Pengacara  Keluarga.

Apakah dalam islam ketika terjadi perceraian terdapat pembagian harta gono gini ?

Pada dasarnya tidak ada perbedaan antara perceraian islam atau non muslim di Pengadilan, karena menurut hukum yang berlaku yaitu pasal 35 ayat (1) UU No. 1 Tahun 1974 menegaskan setiap harta yang diperoleh selama perkawinan adalah harta bersama (harta gono gini), sehingga ketika terjadi perceraian, maka terhadap harta gono gini (harta bersama) tersebut dapat dilakukan pembagian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Untuk yang bercerai menurut agama Islam di Pengadilan Agama, pengaturan pembagian harta gono gini (harta bersama) dapat juga dilihat dalam ketentuan Kompilasi Hukum Islam (KHI) sebagai sumber hukum yang diakui negara.

Cara melalukan pembagian harta gono gini ?
1. Gugatan pembagian harta gono gini ke pengadilan agama

Jika antara mantan suami dan isteri belum sepakat terkait pembagian harta gono gini, maka salah satu pihak dapat mengajukan gugatan pembagian harta gono gini ke Pengadilan Agama.

Nantinya pihak pengadilan agama akan memutus harta-harta mana saja yang masuk kategori harta gono gini dan yang tidak masuk. Demikian juga bagian hak dari mantan suami dan mantan isteri yang akan dibagi dua yaitu ½ (seperdua) untuk mantan suami dan ½ (seperdua) untuk mantan isteri.

2. Perjanjian tertulis berdasarkan kesepakatan bersama

Ketika mantan isteri dan mantan suami sepakat untuk membagi harta gono gini secara baik-baik, maka tidak perlu ke pengadilan, namun cukup membuat perjanjian tertulis lalu setiap pihak sepakat melaksanakan perjanjian tersebut dengan penuh itikat baik.

Adapun isi perjanjian yang dibuat oleh mantan suami dan mantan isteri, yaitu :

Menentukan harta yang masuk dan tidak masuk harta gono gini;
Mengatur hak dari pembagian harta gono gini;
Mengatur teknis penjualan harta gono gini;
Mengatur mekanisme pembayaran hutang bersama selama perkawinan.
Apakah asset/ harta yang masih kredit / KPR atau dalam jaminan pihak Bank dapat digugat pembagian harta gono gini ?
SEMA No. 3 Tahun 2018 tentang Pemberlakuan Rapat Pleno Kamar Mahkamah Agung Tahun 2018, Huruf d Rumusan Kamar Agama :

“ Gugatan harta bersama (gono gini) yag objek sengketanya masih diagungkan sebagai jaminan utang atau objek tersebut mengandung sengketa kepemilikan akibat transaksi kedua dan seterusnya, maka gugatan atas objek tersebut harus dinyatakan tidak dapat diterima.”

Dari penjelasan diatas didapat gambaran bila apabila terdapat harta atau aseet masih dalam jaminan atau masih dalam agunan bank /KPR, maka gugatan pembagian harta gono gini wajib ditolak oleh Pengadilan Agama.

Namun apabila para pihak bersepakat secara baik-baik untuk melakukan pelunasan terlebih dahulu atau melakukan over kredit terhadap asset yang masih dalam jaminan hutang tersebut lalu setelah itu sisa dari keuntungan dibagi sama rata antara matan suami dan mantan isteri, hal tersebut tetap dibenarkan, karena didasarkan pada kesepakatan bersama.

Apakah asset/ harta warisan atau pemberian (hibah) dari orang tua/ keluarga juga termasuk harta gono gini ?
Pasal 35 ayat (2) UU No. 1 Tahun tentang perkawinan menyatakan bila asset/ harta yang diperoleh dari hadiah (hibah) atau warisan dari keluarga, maka terhadap harta tersebut disebut sebagai “harta bawaan” yang tidak masuk dalam kategori yang dapat dibagi pembagian harta gono gini, kecuali para pihak memiliki perjanjian yang menyatakan harta tersebut bagian dari harta gono gini.

menyatakan harta bawaan (harta yang diperoleh sebelum perkawinan) dari masing-masing suami dan isteri, dan harta benda yang sebagai hadiah (hibah) atau warisan, adalah dibawah penguasaan masing-masing sepanjang para pihak tidak menentukan lain.

Cara dan syarat mengajukan gugatan pembagian harta gono gini ke Pengadilan Agama ?
Adapun syarat untuk mengajukan gugatan pembagian harta goni gini ke pengadilan agama, yaitu :

KTP Penggugat;
Alamat lengkap Tergugat;
Putusan Cerai;
Akta Cerai;
Bukti kepemilikan asset/ harta atau seditak-tidaknya data asset dengan benar;
Siapkan 2 (dua) orang saksi;
Surat gugatan pembagina harta gono gini yang dibuat secara tertulis.
Dalam mengajukan gugatan pembagian harta gono gini dapat dibantu untuk diwakilkan oleh pengacara /advokat.

_____________________________

Bila ingin berkonsultasi terkait terkait cara mengurus gugatan pembagian harta gono gini dalam islam di pengadilan agama, silahkan hubungi melalui :

Telepon/ WhatsApp : 081806084429

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Pembatalan Akta Hibah Merugikan Ahli Waris

APAKAH GUGATAN WARIS DAN GONO GINI DAPAT DIAJUKAN SECARA KOMULASI

Cara Mengajukan Banding Kasus Perceraian